Date:20 February, 2020

PERHUMAS Dorong Kearifan Lokal Mendunia Melalui KNH 2019

Ardian-Dinar-Pratama-KNH-2019




Ada yang unik dengan Konvensi Nasional Humas 2019 kali ini, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Melihat tema yang dibawakan cukup menggelorakan hati bahwa PERHUMAS mendukung kearifan lokal dan dirujuk sebagai solusi global.

Mengapa sih kearifan lokal? 😀

Sebelum masuk ke pembahasan, kuy kita bahas tentang KNH 2019,

Konvensi Nasional Humas merupakan kegiatan akbar yang dicetuskan oleh PERHUMAS Indonesia selaku asosiasi profesi kehumasan di Indonesia. Format kegiatan yang diselenggarakan berupa konvensi (seminar nasional) dan dihadiri oleh akademisi, pakar dan praktisi kehumasan dari beragam industri.

Setiap tahunnya membahas terkait perkembangan dunia kehumasan yang ada baik di kancah nasional maupun internasional. Tujuannya untuk memberi gambaran secara jelas terhadap gerakan yang akan dilakukan ditahun depan oleh setiap insan humas.

Suasana Konvensi Nasional Humas 2019 di Yogyakarta
Suasana Konvensi Nasional Humas 2019 di Yogyakarta. (Dok.Pribadi)

lalu, mengapa KNH 2019 ini mengusung tema tersebut?

Bukannya saat ini sedang hangat topik Humas 4.0 dengan transformasi digitalnya. Bahkan udah merebak pembahasan lebih advance yaitu Humas 5.0 loh ..

Menurut hematku, PERHUMAS kembali melihat potensi kearifan lokal sebagai pondasi bangsa yang tak terelakan. Hal ini juga selaras dengan misi baru pemerintahan Joko Widodo-Makruf Amin dalam temanya SDM Unggul, Indonesia Maju!

Kearifan lokal yang begitu luar biasanya, Indonesia yang sangat kaya ini, memiliki segudang potensi untuk dikembangkan menjadi kekuatan di masa depan. Penting dalam membuat sebuah strategi kehumasan-bisnis untuk memasukan nilai-nilai lokal. Sehingga diferensiasi dan karakter dapat muncul sebagai kekuatan.

Jika melihat realita, cukup banyak dari kita yang belum memuat nilai-nilai lokal, bahkan ada yang alergi. Cukup memprihatikan bukan? Terlebih sebagai anak bangsa yang tumbuh di Nusantara ini, masih banyak yang belum mencintai nilai dan bangga terhadap produk lokalnya.

Tentu hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi para insan humas seantero Nusantara. Memulai meluruskan aspek fundamental yang selama ini masih minim tersebut.

Lalu?



Bagaimana sebaiknya peran Humas?

Berdasarkan arahan PERHUMAS dalam KNH 2019 kali ini, kita perlu mengadopsi nilai lokal dari setiap daerah. Terutama di tempat institusi bernaung. Disamping itu, perlunya untuk lebih adaptif terhadap perkembangan industri, tren dan adopsi teknologi yang lebih mumpuni untuk menunjang aspek fundamental tersebut.

Begitupula, peran humas untuk turut mengkomunikasikan secara masif tentang kebaikan daerah dan Indonesia. PERHUMAS mencanangkan #IndonesiaBicaraBaik dan PERHUMAS Semarang mendorong #SemarangBicaraBaik dalam kancah lokal. Sehingga masyarakat lebih selektif dan memaknai setiap komunikasi yang dilakukan.

Hal tersebut serta merta untuk membangun citra Indonesia yang lebih positif dan membentuk budaya berbicara baik dimanapun serta kapanpun. Setiap insan merupakan Humas Indonesia yang diharapkan dapat membantu terciptanya iklim hubungan yang baik.

Tentu komunikasi yang baik perlu dimulai dari diri sendiri terlebih dahulu. Ditanamkan perlahan namun pasti dengan tujuan yang mulia diatas. Maka dengan sendirinya akan membentuk habit baru yang lebih baik bagi diri, lingkungan dan bangsa Indonesia.

Semangat KNH 2019 jadi landasan Humas Muda!

PERHUMAS Semarang menghadiri KNH 2019 di Yogyakarta
PERHUMAS Semarang menghadiri KNH 2019 di Yogyakarta. (Dok.Pribadi)



Humas muda perlu mentransformasi dalam setiap langkah dan keputusannya untuk mengangkat derajat kearifan lokal. Mengingat semangat muda yang membara dan mendarah daging. Tujuan utama untuk mengkomunikasikan kebaikan dan menjadi supporting system iklim positif bangsa Indonesia.

Konektivitas lintas generasi perlu dipupuk agar miskonsepsi dapat diminimalisir. Pikiran muda dan generasi old dapat melebur dalam rangka merawat kebhinekaan dalam irama harmoni yang senada.

Satu IndONEsia! Beyond Relations

Salam Hangat dari sahabatmu, Ardian Dinar Pratama 🙂

Share

Brand Practitioner, Founder of MudaPedia, Brand Designer & Consultant at Kulino, Chairman at PERHUMAS Muda Semarang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.