7 Pilar Pokok Resolusi Bermakna

7 Pilar Pokok Resolusi Tahunan Untuk Mencapai Kehidupan Bermakna

Menjelang pergantian tahun, kita memiliki tradisi menyusun resolusi baru. Umumnya masyarakat menyuarakannya dengan penuh keyakinan di berbagai media sosial. Walau terkadang resolusi yang mereka canangkan tersebut hanya pemanis pengunjung tahun saja.

Kita mudah untuk menulis dan menetapkan resolusi baru namun sukar untuk merealisasikannya. Mari berkiblat pada resolusi tahun ini, apakah seluruhnya tercapai ? Mayoritas belumkan ? Terkadang dari sepuluh rencana yang dicanangkan, hanya tiga yang terealisasi.

Hal ini terjadi karena proses penyusunan dan penetapan resolusi tahunan yang salah, tidak realistis, berdasarkan hasrat emosional bahkan ada yang ikut – ikutan. Kurangnya dedikasi untuk memperbaiki diri juga turut menggerogoti sehingga lambat laun resolusi tersebut hanya sebatas wacana belaka. Cukup miris melihat realitas tersebut, resolusi yang sepatutnya membawa perubahan positif dan berkah hanya menjadi penghias muram kehidupan saja.

Melihat realitas tersebut, saya ingin berbagi dari hasil studi dan terinspirasi oleh Dewa Eka Prayoga (Business Coach) tentang tujuh pilar resolusi tahunan yang akan mengubah kehidupan kita lebih bermakna.

Mari kita mulai.

1. Spiritualitas / Rohani

Resolusi wajib yang pertama adalah hubungan dengan sang Ilahi. Sebagai umat beragama, kita pasti memprioritaskan kepentingan spiritualitas. Kepercayaan bahwa kehidupan di dunia hanya sementara mengantarkan kita pada ketaqwaan terhadap Tuhan. Manusia sepatutnya berlomba – lomba untuk mendekatkan diri kepadaNya bukan hanya untuk euforia semata.

Mari jadikan tahun baru sebagai pijakan awal untuk berproses dalam perbaikan diri. Tidak hanya mengejar materiil yang tidak dibawa mati. Jalin komunikasi dengan Allah SWT secara rutin sehingga seluruh doa yang dipanjatkan terkabul.

Memperbanyak sedekah (ilmu dan materi) kepada sesama manusia tanpa memandang perbedaan. Sedekah tidak akan menjadikan diri kita miskin. Niscaya sedekah akan melancarkan segala urusan. Resolusi spiritualitas harus menjadi pondasi kokoh yang pada akhirnya akan menuntun kita dalam jalan kebenaran.

2. Keluarga

Resolusi kedua fokus pada menjalin, memperbaiki dan mempererat hubungan dengan keluarga tercinta. Tiada tempat berlabuh senyaman keluarga. Ingatlah jika kita dirundung musibah, keluarga yang berada di lini terdepan untuk membantu menyelesaikannya. Orang lain pasti tidak peduli dengan keadaan kita, hanya keluargalah yang peduli. Maka kita perlu untuk memprioritaskannya dalam rencana kedepan. Bagaimana kita turut membahagiakan keluarga dengan cara sederhana sekalipun.

Memberikan rasa cinta kasih yang adil dan memberikan perhatian tulus akan mempererat hubungan. Dikala kesibukan yang melilit, pastikan tetap komunikasi antara satu dengan lainnya. Keharmonisan dalam hubungan keluarga menjadi sangat penting sehingga mendukung aktivitas lainnya.

3. Sosial

Manusia diciptakan sebagai makhluk sosial walaupun memiliki kepentingan pribadi. Hakekatnya kita tidak dapat hidup secara individu. Dari proses tumbuh kembang sampai kematian memperlukan campur tangan orang lain. Maka, aspek sosial juga selayaknya diperhatikan.

Memulai dengan mempererat hubungan dengan tetangga, teman dan rekan kerja adalah langkah termudah yang dapat kita lakukan. Menghindari pertentangan dan konflik yang disebabkan oleh hal sepele. Disamping itu, memperluas jaringan pertemanan dan mitra akan membantu mengakselerasi kesuksesan kita, jadi poin ketiga ini perlu diperhatikan bersama.

4. Kesehatan

Prioritas berikutnya adalah kesehatan jasmani. Jasmani sehat akan memunculkan energi positif. Mulailah dengan memperbaiki pola makan dengan memperhatikan unsur 4 Sehat 5 Sempurna. Disamping itu, imbangi dengan olahraga teratur minimal stiga kali dalam seminggu. Jika memiliki dana lebih, agendakan untuk general checkup di klinik langganan Anda untuk memastikan kondisi raga dalam kondisi prima.

Menjaga kesehatan termasuk berinvestasi. Jika kita sakit maka upaya mengejar cita terhambat. Maka agendakan untuk merawat diri sendiri di tahun depan sehingga terbebas dari segala penyakit. Jika kita memiliki raga dan jiwa yang sehat, kreativitas melenggang buana dan kesuksesan senantiasa menghampiri kita.

5. Pengembangan Diri

Setelah jasmani dan rohani tercukupi, maka langkah selanjutnya kita perlu belajar dan mengasah keterampilan untuk menunjang karir ke depan. Belajar dimanapun, kapanpun dan dengan siapapun terutama dengan pakar atau praktisi yang sesuai dengan bidang kita ya. Mungkin tahun depan Anda lebih giat membaca buku, yang mulanya satu tahun satu buku naik menjadi lima buku.

Menghadiri seminar, mengikuti kursus tertentu dan sertifikasi profesi juga dapat menjadi salah satu alternatif. Buatlah resolusi pengembangan diri ini sebagai salah satu prioritas karena berpengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan karena  Knowledge is Everything.  

6. Karir

Jika sebelumnya Anda belum memiliki goal dalam hidup, segera tentukan sekarang juga. Tahun depan adalah awal bagi kita untuk merajut mimpi dan menggapai seluruh resolusi yang disusun. Tidak ada alasan untuk menunda kesempatan karena sampai kapanpun jika tidak ada langkah konkrit maka sama saja keadaannya.

Mulailah mendeskripsikan apa itu kesuksesan bagi Anda. Setiap orang pasti memiliki harapan untuk sukses namun yang bagaimana ? Karir seseorang ditentukan oleh rencana dan diiringi oleh tindakan sesuai perencanaannya tersebut. Disamping itu jangan lupa untuk tetap percaya terhadap Faktor X (Tuhan) dan menjalankan Faktor Y (Sikap dalam Kehidupan) karena sangat menentukan sehingga perlu untuk menyelaraskannya dengan baik.

7. Hiburan

Disela fokus merajut mimpi dan resolusi, kita juga perlu mengimbanginya dengan melakukan hobi dan memanjakan diri sejenak. Memforsir diri secara terus menerus justru akan menjadi sebuah petaka. Jika tidak kuat dengan keadaan tersebut, badan pasti drop dan Anda akan terbaring di rumah sakit untuk jangka waktu tertentu.

Untuk menghindarinya, rehat sejenak, ambil kegiatan baru atau melakukan hobi Anda di weekend bersama rekan untuk merelaksasikan pikiran. Sesekali ambil perjalanan luar kota / traveling untuk membuka wawasan baru. Mengambil jatah liburan dengan porsi cukup akan mengembalikan daya kreativitas kita sehingga melahirkan karya brilian dan bermakna.

Kesimpulan

Pergantian tahun tinggal menghitung jam lagi. Hari ini merupakan hari yang tepat untuk mengevaluasi diri dan menyusun resolusi baru. Tidaklah menggantungkan harapan yang sangat tinggi, cukup dengan upaya memperbaiki kualitas diri untuk menyongsong tahun baru yang lebih gemilang. Semoga tuntunan 7 Pilar Pokok Resolusi Tahunan tersebut dapat dijadikan acuan dalam menentukan resolusi Anda. Tujuannya sederhana yaitu membantu pembaca blog ini agar meraih kehidupan bermakna.

HAPPY NEW YEAR! 

” DO WHAT YOU LOVE & LOVE WHAT YOU DO “

Demikian, pembahasan tentang cara menyusun resolusi tahunan yang bermakna, Jika Anda memiliki pertanyaan atau sanggahan terkait artikel ini dapat membubuhkannya di kolom komentar yang telah disediakan.

Mari diskusikan bersama.




Ardian Dinar Pratama

Blogger, Marketers & Branding Practitioner
Sederhana dalam Kesederhanaan & Fight For Achieve, Achieve For Giving.

This Post Has One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *